oleh

9 Kada jadi Jurkam dan Potensi Menekan ASN, Bawaslu: Kami tak Segan-Segan Proses Pidana

PEMILU.LENTERA.CO.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara, Muksin Amrin ingatkan seluruh kepala daerah kabupaten/kota dan provinsi Maluku Utara agar tidak menggunakan jabatan struktural maupun fungsional untuk menekan dan mengarahkan pilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke salah satu pasangan calon (paslon) Capres dan Cawapres saat Pilpres mendatang.

Menurut Muksin, sejumlah Kepala Daerah (Kada) di yang terlibat dalam tim kampanye Presiden dan Wakil Presiden, tidak menutup kemungkinan bakal menekan ASN untuk memilih salah satu pasangan calon. “ Itu yang menjadi kekhawatiran kami (Bawslu),” katanya kepada reporter Lentera.co.id, Jumat, 8 Februari 2019 di kantornya. Lanjutnya, “Jika itu dukungan secara personal yang tidak melibatkan ASN, tidak apa-apa”.

Berkait pelanggaran pemilu, dalam hal ini tentang penekanan terhadap ASN, Muksin menyampaikan bahwa ada dua jalur yang dapat ditempuh dalam penanganan pelanggaran pemilu, yakni jalur pidana dan jalaur etik ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kami tidak segan-segan proses pidana jika ada interfensi kepala daerah terhadap ASN,” katanya.

Selain itu, Muksin juga menambahkan bahwa Bawaslu belum mendapatkan SK Tim kampanya, baik itu di kubu Paslon Jokowi-Ma’ruf maupun Prabowo-Sandi. Sementara data bawaslu menunjukkan bahwa semua kepala daerah di Maluku Utara terlibat dalam tim kampanye pilpres.

“Mines Haji Bur (Walikota Ternate, red) 9 Kepala Daerah terlibat dalam tim, baik di kubu Jokowi-Ma’ruf maupun Prabowo-Sandi,” ujarnya.

Rep: Acul/ Red: Jun

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News