oleh

Tingkatkan Kapasitas SDM, Bawaslu Malut Gelar Bimtek

MALUT.LENTERA.CO.ID – Menghadapi pemilihan umum (Pemilu) legislatif (Pileg) dan (Pilpres) 2019, Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut) terus meningkatkan kapasitas pengawasan pemilu melalui bimbingan teknis (Bimtek).

Berbagai kegiatan yang sudah dilakukan oleh Bawaslu, sala satunya adalah kegiatan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengawas pemilu untuk Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Maluku Utara yang di pusatkan di Hotel Grand Dafam Bella Ternate pada Jumat 8 – Ahad 10 Februari 2019.

Bimtek Bwaslu di Hotel Dafam, Bela Kota Ternate

Ketua Bawaslu Provinsi Malut, Muksin Amrin usai membuka acara tersebut, kepada reporter media ini ia mengatakan bahwa, memasuki tahun baru 2019 ini tentu sudah menghadapi tahapan pemilu yang hampir selesai, termasuk proses kampanye. Namun masih ada dua tahapan lagi yang menurutnya, paling krusal, yaitu tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada 17 April 2019 mendatang. β€œIni tahapan yang paling krusal, tentu akan menyita perhatian publik di bangsa ini,” katanya.

Pemilu di Tahum 2019, kata Muksin, dari segi teknisnya ditemukan sedikit kerumitan dibanding pada pemilu sebelumnya karna ini ada pemilihan legislatif dan pilpres yang digabungkan menjadi satu dan di hari yang sama.

“Tentu ini dari Bawaslu akan siap siagakan penyelenggara pemilu, antispasi persoalan-persoalan yang akan timbul, paling tidak persoalan yang akan timbul di kemudian hari sudah bisa diminimalisir. Terutama soal pemahaman kepada masyarakat jangan sampai kurang memahami, salah memahami, atau gagal paham hingga bisa menodai pelaksanaan pemilu ini,” ujarnya.

Olehnya, lanjut dia, pihaknya berharap agar menjunjung tinggi pemilu yang demokratis, sala satunya adalah melalui kegiatan ini. Tentu semua publik berharap pemilu di Maluku Utara lebih baik dibanding pemilu sebelumnya.

“Soal kesiapan, suda dibentuk penyelenggara pemilu pada tingkat TPS sebanyak 3.737 orang yang mana rekrutmenya sudah mulai jalan, dan ditargetkan pada 23 Maret 2019 sudah selesai agar bisa mengawasi semua TPS yang ada. Tidak dibiarkan TPS yang kosong,” tutup Muksin.

Rep/Red: Hana

Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News