oleh

TGB Sebut Debat Kedua Ibarat Balap Motor, Jokowi Unggul di Tikungan

LENTERA PEMILU — Ketua DPP Golkar bidang Keumatan Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang mengibaratkan debat kedua capres yang digelar Minggu, 17 Februari 2019 malam seperti balapan Moto GP. Kedua pasangan Capres berhasil menyajikan adu balap menegangkan yang cukup spektakuler bagi rakyat Indonesia, khususnya para calon pemilih.

Di mata mantan gubernur NTB itu, pada jalur lurus, kedua pasangan terasa saling berkejaran ketat. “Namun pada tiap-tiap-belokan, Pak Jokowi kerap melampaui tarikan gas Capres 02 dan pada belokan-belokan tajam, Capres 01 berhasil jauh mengungguli Pak Prabowo. Sehingga menurut saya, Capres 01 memenangkan kembali ajang adu gagasan para calon presiden seri kedua ini,” ujarnya seperti dilansir dari Merdeka.com, melalui keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Senin, 18 Februari 2019.

TGB memaparkan, dalam debat kedua ini, publik bisa melihat dan merasakan betul bahwa cara Pak Jokowi sebagai petahana menjelaskan pandangan dan argumennya tentang kebijakan-kebijakan ekonomi yang telah diikhtiarkannya selaku Presiden ke 7 Republik Indonesia sepanjang 4 tahun ini adalah sungguh-sungguh kebijakan yang keluar dari denyut nadi pikiran ‘genuine’ dan hati tulusnya sebagai pemimpin rakyat Indonesia.

“Pak Jokowi menjelaskan dengan gaya bicara yang singkat, tegas, lugas, dan jernih. Bahasa penyampaian beliau tentang upaya penguatan dan pembenahan rantai keberdayaan pangan mulai dari petani, infrastruktur jalan distribusi hasil pertanian, pasar atau market place, hingga aspek bendungan adalah bukti seterang-terangnya bahwa beliau memahami masalah petani dengan sepenuh hati dan akan memberikan harapan baru hingga 2024 bagi swasembada pangan yang menyeluruh, setelah kerja nyata yang dilakukannya. Termasuk pemberdayaan nelayan kita,” kata TGB.

Dalam aspek e-commerce, lanjut TGB, Jokowi secara gamblang menjelaskan tentang prakondisi, kondisi saat ini, dan kondisi masa depan yang akan menjadi salah satu andalan kemajuan ekonomi bangsa Indonesia. “Saat beliau menjabarkan bahwa ekosistem online tidak bisa dipisahkan dari ekosistem offline, sungguh menampakkan jelas bahwa beliau adalah seorang Presiden yang paham masalah dan jalan keluarnya,” ujarnya.

Tentang perhutanan sosial dan redistribusi aset, Capres 01, kata TGB, telah nyata menjabarkan kepada masyarakat luas bahwa komitmen itu telah menjadi karya nyata dan bayangkan jika terpilih kembali, maka Sila 5 Pancasila akan semakin dekat perwujudannya. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Pada penutup, Pak Jokowi secara terang benderang mengatakan bahwa beliau tidak punya rasa atau pikiran takut atas apapun kecuali kepada Allah SWT demi memajukan bangsa. Pernyataan tersebut mengandung tekad sekaligus doa bahwa beliau mengetahui sesungguhnya banyak rintangan yang dihadapi selaku pemimpin, namun tidak ada kekuatan dahsyat selain cita-cita rakyat yang bisa memberikan beliau kekuatan dalam menghadap masalah atau tekanan sebesar apapun,” kata TGB.

Tentang hal konflik agraria, TGB menyatakan, kalimat Jokowi jelas bahwa khasanah konflik dalam pikiran Presiden adalah resistensi atau penolakan atas pembangunan infrastruktur. Dalam hal ini maka benar adanya tidak ada konflik. Maka istilah ganti rugi diubah menjadi ganti untung.

“Bahwasanya ada dinamika di lapangan, maka ada hukum yang berlaku dan ada ikhtiar penegakannya dan itu terus berjalan. Hukum tetap ditegakkan. Jangan lalu ini dipelintir, dibanting ke sana ke mari hanya karena Pak Jokowi baru menjabarkan secara terbatas,” tukasnya.

Terkait penampilan Prabowo, TGB menilai, Capres 02 itu telah tampil lebih baik dari debat sebelumnya. “Kita berharap debat capres ini benar-benar dapat menjadi sumber referensi A1 bagi seluruh khalayak rakyat pemilih di Pilpres 17 April kelak. Kita menanti debat ketiga hingga terakhir nantinya, semoga hajatan Pemilu ini bisa menjadi ajang musyawarah kita sebagai negara bangsa untuk memilih pemimpin negeri yang paling tepat dalam membawa Republik Proklamasi 17 Agustus 1945 ini kepada kemajuan dan kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya.

Red: Ajun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *