oleh

Divonis 5 Bulan Penjara: Praktisi Hukum Minta Status Caleg Rusmini Dicoret, KPU Belum Bersikap

-PILEG-1.025 views

LENTERA PEMILU – Seteah divonis 5 bulan Penjara, Rusmini Sadar Alam harus dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT). Demikia itu disampaikan praktisi Hukum Universitas Khairun Ternate, Abdul Kader Bubu saat dihubungi media ini via telepon seluler pada Kamis, 7 Maret 2019.

“Dia (Rusmini) harus dihapus dalam Daftar Calon Tetap (DCT) karena menjalani hukuman badan, bukan hukuman percobaan,” katanya.

Dalam edaran KPU nomor. 31/PI.01.4-SD/06/KPU/I/2019 menjelaskan, bahwa satus beberapa calon yang mengalami perubahan atau diketahui tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon pasca penetapan Daftar Calon tetap (DCT) anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, salah satunya adalah “Terbukti melakukan tindak pidana lainnya,” sebagaimana dalam angka 1, huruf d, poin 1.

Sementara angka 2 dalam edaran tersebut yang menyebutkan bahwa “Terbukti melakukan tindak pidana lainnya sebagaimana tersebut pada angka 1 huruf d poin 1 dikecualikan bagi calon yang berstatus terpidana berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap namun menjalani hukumannya di luar penjara,”

Akademisi Abudkader Bubu, sapaan karib Dade dibalik handphone-nya mengatakan, bahwa kalimat “….menjalani hukumannya di luar penjara,” dalam tafsir KUHP itu artinya yang bersangkutan menjalani hukuman percobaan. Berbeda dengan Vonis 5 Bulan Penjara yang artinya adalah hukuman badan. “Rusmini menjalani hukuman Badan,” terangnya.

Olehnya, lanjut Dade, tidak ada alasan untuk tidak mencoret yang bersangkutan karena demikian itu berdasarkan edaran KPU no. 31 tersebut.

Sementara Ketua KPU Halteng, Abubakar Ibrahim saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa prinsipnya KPU akan bersikap manakalah sudah mendapatkan salinan putusan pengadilan. “Itu pun harus dilakukan klarifikasi kepada partai politik dimana yang bersangkutan berasal,” ujar Ketua KPU, Abubakar pada reporter, Kamis, 7 Maret 2019.

“Jadi pada intinya, sikap KPU itu belum”.

Sekadar diketahui, kasus penyuapan yang menyeret Rusmini Sadar Alam di vonis bebas oleh pengadilan di Ternate. Namun setelah Jaksa melakukan upaya hukum Kasasi ke MA akhirnya menjatuhi hukuman 5 bulan penjara kepada ketua DPRD Halteng asal PDI Perjuangan ini. Dan kini, Rusmini masih terdaftar sebagai Calon Legislatif dalam DCT di daerah pemilihan II yang meliputi (Patani-Gebe), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara

Rep/Red: Afandi

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *