oleh

PDIP Kota Ternate Resmi Daftarkan Merlisa ke PAN

LENTERA Pemilu — PDI Perjuangan Kota Ternate menunjukkan keseriusannya dalam bursa pencalonan Walikota Ternate tahun 2020 dengan mendaftarkan ketuanya Merlisa Marsaoly sebagai bakal calon (Bacalon) Walikota.

Marlisa yang kini menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ternate sekaligus ketua DPRD Kota Ternate, pada Rabu, 14 Agustus 2019 telah secara resmi mengembalikkan berkas pendaftaran pencalonan bakal calon Walikota Ternate di Partai Amanat Nasional (PAN), Kota Ternate.

Pengembalian berkas pendaftaran Merlisa sebagai bakal calon walikota yang diwakili oleh beberapa pengurus DPC PDI Perjuangan, Kota Ternate dan Tim Pemenangan Merlisa menunjukkan optimisme dalam menghadapi Pemilihan Walikota Ternate tahun 2020.

“Pemilihan Walikota tahun 2020 semua memiliki peluang, namun bagi kami Merlisa lebih berpeluang,” ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Muhaimin S Chalil.

Mengapa demikian, kata Muhaimin, Marlisa yang kini memimpin DPC PDI Perjuangan dan juga menjabat Ketua DPRD Kota Ternate telah menunjukkan dirinya seorang pemimpi yang memiliki visi dan komitmen kepada masyarakat kota ternate. Itu sebabnya, lanjut Muhaimin, beliau memiliki kemampuan leadership yang teruji. “Itu yang bikin kami sangat yakin, akan diperhitungkan dalam bursa pencalonan Walikota 2020,” katanya.

Muhaimin juga mengatakan, bahwa pihaknya akan mendaftar ke seluruh partai dan mengikuti seluruh mekanisme dimasing-masing partai saat proses penjaringan.

Senada juga disampaikan ketua Bappilu DPC PDI Perjuangan Kota Ternate, Abdullah Kaunar bahwa, hari ini pihaknya secara resmi mendaftarkan Merlisa A. Marsaoly sebagai bakal calon Walikota di PAN.

Ia menyatakan, secara internal PDI Perjuangan Kota Ternate bersepakat untuk mendorong dan menjagokan Merlisa untuk bertarung sebagai Walikota demi Kota Ternate Maju.

“Tentunya kita akan mengikuti dan mematuhi mekanisme penjaringan yang berlaku di partai politik, baik internal maupun partai politik manapun yang akan membuka penjaringan dan pendaftaran bakal calon,” tutur Abdullah.

Dengan kapasitasnya di DPRD Kota Ternate selama 2 periode dan kembali terpilih pada Pileg 2019, kata Abdullah, kini lebih diyakini bahwa Merlisa sangat memahami persoalan-persoalan yang ada di Kota Ternate.

“Oleh karena itu, dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut maka Merlisa akan mendapatkan dukungan dari beberapa partai politik sebagai syarat pencalonan walikota dan dukungan masyarakat pada saat Pemilihan nanti. Tentunya komunikasi politik sampai saat ini tetap dilakukan dengan semua pihak,” terang dia.

Rep/Red: Ajun

Download Download

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *