oleh

DPC PDIP Haltim Buka Penjaringan Balon Kepala Daerah, 2 Nama ini Mengawali Pendaftaran

LENTERA PEMILU — DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara membuka penjaringan bakal calon (Balon) kepala daerah dan wakil kepala daerah Haltim mulai Senin 2 September 2019, di Sekertariat DPC PDIP Haltim,  Kecamatan Kota Maba, Desa Soagimalaha.

Ketua Tim Penjaringan DPC PDIP Haltim, Abdul Gafar Gorotomele bersama sekertaris  tim penjaringan  Pilkada 2020-2025, Erwin Getna Wirandani menyatakan, pendaftaran tersebut tidak dipungut biaya adimistrasi kepada yang menerima berkas pendaftaran penjaringan Balon kepala daerah dan wakil kepalah daerah Haltim. Dan kini, sudah 2 colon kepala daerah yang mendaftarkan diri.

Sekertaris Tim pemjaringan PDIP Haltim, Erwin Getna Wirandani kepada Lentera.co.id, Selasa, 3 September 2019 mengatakan, bahwa pendaftar bakal calon (Bacalon) kepala daerah dan wakil kepalah daerah untuk Pilkada 2020,  hendak yang bersankutan, yakni harus kandidat yang bertandang secara langsung ke Sekretariat PDI Perjuangan Haltim. “Kalau pun diwakili tim, maka tim yang bersangkutan harus berdasarkan surat mandat atau Sk secara resmi dari kandidat,” katanya.

“Setelah pengambilan Folmulir, kami juga memberikan tenggang waktu untuk pengembalian berkas atau folmulir. Persyaratan yang kami ajukan ini berdasarkan peraturan PKPU Nomor 3 tahun 2017 sehingga rekomedasi itu keluar dan disaat mendaftar di PKPU, kandidat  secara admistrasi sudah benar-benar Siap. Itu sebabnya kami singkronkan persyaratan partai dan PKPU,” terangnya.

Lanjut Erwin, setelah pembukaan pendaftaran yang ditetapkan 2-22 September 2019, kini kandidat atas nama Mursid Amalan yang lazim disapa  OBama memulai pendaftaran pertama, lalu disusul Idrus E Maneke yang diwakili oleh timnya yang diketuai oleh Bunhai Kie selaku Sekertaris DPD Patrai Golkar Haltim.

“Persyaratan pendaftara yang mengacu pada PKPU Nomo 3 tahun 2017 itu, kata dia, seperti Foto Copy KTP, izasah dari SD sampai S1 S2 bankan sampai S3 (kalau ada) dan juga surat pernyataan dari pengadilan. Surat peryataan pengunduran diri dari  PNS, TNI Polri,” tutur Erwin.

“Surat keterangan harta  kekayaan juga harus dimasukan karena disini kami siapkan dua kriteria, yakni untuk kader dan non kader partai. Yang  Non kader itu secara umum pendaftaran diajukan sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sesuai Undan-undang KPU Nomor 3 Tahun 2017 serta tambahan dari aturan partai,” ujarnya.

Rep: Ilham H/ Red: Jun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *